Tidak mu(r)dah pindah rumah di Jepang

Akhirnya saya pindah rumah untuk yang kedua kalinya di Jepang atau tiga tempat tinggal yang berbeda. Kali ini rumah beneran, bisa dibilang apartemen atau orang Jepang bilang apato. Lha sebelumnya apa? Sebelumnya bisa dibilang hanyalah sebuah asrama.

Asrama yang saya huni pertama kali ketika menginjakkan kaki di Jepang adalah asrama yang disediakan oleh JICA. Mengenai hal ini saya telah menjelaskan dengan detil di tulisan saya sebelumnya di sini. Genap 10 hari saya tinggal di asrama tersebut akhirnya saya pindah ke asrama mahasiswa di dekat Ito Campus Kyushu University namanya Ito Dormitory. Alasannya karena asrama JICA hanyalah fasilitas sementara untuk menampung partisipan JICA dalam menerima briefing dan training sebelum hidup sesungguhnya di Jepang. Alasan yang lain adalah Kyushu University sudah menyediakan asrama bagi mahasiswanya untuk tinggal dekat dengan kampus tetapi tentunya tidak gratis karena tidak ada yang gratis di Jepang. Read more of this post