Nusantara Sudut Pandang Vlekke

Membaca Nusantara seperti membaca sebuah surat yang tidak pernah ditujukan kepada diri kita tetapi bercerita tentang kehidupan masa lalu kita yang tidak pernah kita sadari dan sedikit kita ketahui. Ini adalah tentang bagaimana seorang Vlekke yang bercerita tentang Nusantara kepada para saudara-saudaranya di negeri barat sana. Bukan kepada kitalah Vlekke bercerita. Mengenai baik dan buruknya sejarah Nusantara adalah sudut pandangnya-lah yang paling utama karena dialah sang penulis dan penulis sudah sewajarnya menjadi penguasa bagi tulisannya.

Taufik Abdullah dalam tinjaunnya mengungkapkan bahwa Bernard H.M. Vlekke adalah gurubesar di bidang international relations dari Universitas Leiden. Indonesia bukanlah wilayah keahliannya. Bukunya bukanlah hasil penelitian primer, melainkan berdasarkan sumber sekunder. Paling mencolok dalam tiap tulisannya adalah setiap kondisi Nusantara yang diceritakannya selalu dibandingkan dengan kondisi Eropa waktu itu. Hal inilah yang membuat menarik membaca buku ini. Ketika kita dikerucutkan dengan keadaan sebuah dunia dimana terdapat beberapa raja yang menguasai sebuah pulau di sebelah Tenggara Benua Asia, keadaan global juga dijelaskan sebagai pembanding dimana para penakluk lautan berkulit putih mulai berduyun-duyun datang untuk mencari sebuah dunia baru demi raja, status, agama, kejayaan, pangan, kekayaan, ilmu pengetahuan dan masa depan. Read more of this post

Pahlawan Baru Itu Bernama Media

Watchmen, sebuah film yang mengisahkan tentang sekelompok superhero yang tersisih di jamannya terjebak dalam intrik rencana perang dunia ketiga yang mencoba menemukan kembali takdirnya untuk menjadi pahlawan pembela kebenaran. Akhir cerita, mereka sukses untuk mem- bawa dunia dalam keadaan damai kembali walaupun dengan melakukan tindakan kejahatan dengan mengorbankan jutaan manusia untuk menyelamatkan milyaran manusia yang lain. Bukankah manusia akan bersatu kembali apabila memiliki kesamaan kondisi tertindas dan merasa lemah? Tetapi di dalam kondisi kedamaian ini masih ada sisi dunia yang merasa dirugikan. Tidak lain adalah industri media. Read more of this post

Sejarah Penyelidikan Geologi di Indonesia

Penyelidikan geologi di Indonesia berperan pen- ting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan sumberdaya alam di Indonesia, tujuannya tidak lain untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa ini. Penyelidikan geologi di Indonesia telah mencapai lebih dari satu seperempat abad dimulai pada tahun 1850. Penyelidikan geologi di Indonesia dalam lingkup peristiwa dibagi menjadi empat masa penting, yaitu Masa Pendudukan Belanda, Masa Pendudukan Jepang, Masa Perang Kemerdekaan dan Masa Mengisi Kemerdekaan.

Read more of this post

Catatan Harian Seorang Geologist

61660_catatan_si_boy_thumb_300_225Mas Boy boleh bangga karena catatan hariannya diangkat film dengan judul Catatan Si Boy yang mampu membuat para wanita di jamannya menjadi tergila-gila. Atau Soe Hok Gie dengan Catatan Harian Seorang Demonstrannya yang mampu menginspirasi generasi muda Indonesia untuk bersikap kritis ketika membacanya. Ada pula Catatan Harian Anne Frank seorang anak Yahudi yang menjadi korban genosida Nazi yang mampu membuat pembacanya meneteskan air mata. Dan masih banyak lagi catatan-catatan harian yang mampu menginspirasi pembacanya. Tetapi ini hanyalah catatan harian seorang geologist, seorang geologist boleh berarti siapa saja yang berprofesi sebagai geologist dan catatan harian ini tidak mampu membuat wanita tergila-gila, tertawa terbahak-bahak dan meneteskan air mata ketika membacanya. Pun catatan ini mungkin hanya bisa diartikan oleh seorang seprofesi dalam ilmu kebumian sehingga kalau anda membacanya dijamin akan kebingungan setengah mati dan cepat-cepat ditutup kembali catatan itu. Read more of this post

Tabir Surya Untuk Bumi

57806_tabir_surya_300_225Apa yang terlintas pertama kali di otak ketika mendengar istilah “Tabir Surya”? Pasti tidak jauh dari salah satu produk kosmetik perawatan kulit. Tabir surya yang saya maksud di sini bukanlah tabir surya untuk kulit tetapi tabir surya untuk bumi. Bukan hanya kulit yang membutuhkan tabir surya tetapi bumi juga membutuhkan tabir surya. Prinsipnya hampir sama dengan tabir surya bagi kulit untuk melindungi efek negative dari sinar matahari sehingga kulit tetap sehat dan tidak merubah pigmen kulit tetapi tabir surya untuk bumi berfungsi untuk mengurangi efek dari pemanasan global dan radiasi sinar matahari bagi bumi sehingga makhluk hidup yang menumpang di atasnya menjadi lebih nyaman. Read more of this post

Gempabumi Milik Siapa?

intensityBerturut-turut negeri kita tercinta ini diguncang gempa. Setidaknya beberapa waktu belum lama ini telah terjadi tiga kali gempa yang waktunya berdekatan yaitu gempa Tasikmalaya, gempa Sumatera Barat dan gempa Sumatera Selatan. Selalu, segera setelahnya media massa memberitakan informasi gempa terkini mulai dari kondisi daerah terkena gempa, korban jiwa dan hal-hal lain yang berhubungan dengan gempa yang terjadi.

Sebuah stasiun radio setelah gempa Tasikmalaya dan Padang mengadakan acara telepon interaktif dengan pendengarnya berkenaan gempa yang terjadi sebelumnya. Komentar demi komentar berdatangan seluruh penjuru masyarakat di Indonesia menandai tingkat pemahaman masyarakat Indonesia tentang gempa. Yang menjadi menarik disini adalah sebagian besar dari komentar menandai gempa sebagai hukum alam akibat ulah manusia atau pemerintah dan takdir Tuhan, hanya sebagian kecil saja yang berpikir secara ilmiah mengenai kejadian geologi, sebagian kecil lainnya justru berpikir bahwa ini kejadian metafisika-supranatural-paranormal oleh makhluk gaib penghuni bumi nusantara ini. Read more of this post

Letusan Krakatau (1883) “Fenomena Warna di Langit Dunia”

1883_krakatauPada 1883, Krakatau adalah sebuah pulau gunungapi yang terletak di selat Sunda diantara pulau Jawa dan Sumatera bagian dari Negara Indonesia yang saat itu masih dikuasai oleh Belanda. Lama tertidur, Krakatau meletus hingga terdengar ribuan kilometer di seluruh penjuru dunia. Letusannya dianggap suara terkeras yang pernah terdengar di bumi kala itu. Debu volkanik dan batuapung terlontarkan ke atmosfer mengakibatkan sebagian besar dari pulau itu runtuh menghasilkan kaldera. Tsunami menyusul sesudahnya dan menyapu 160 kota dan desa membunuh 40.000 orang di sekitarnya. Read more of this post