Buku Baru Bukan Bajakan

Bagi para pelajar, text book adalah sebuah sumber informasi, peta dasar, pembenaran, dasar teori atau lebih ekstrem-nya seperti sebuah kitab suci. Sistem belajar dengan metode pertemuan di kelas dengan jumlah waktu yang terbatas tidak akan menjadi sempurna apabila tidak disertai membaca text book. Keterbatasan otak manusia, kemampuan menyerap ilmu dan menyampaikannya bagi seorang pengajar menjadikan text book sebuah alternatif wajib yang harus dibaca bagi para pelajar maupun pengajar. Untuk mendapatkan sebuah text book original biasanya kita bisa meminjam di perpustakaan atau membeli secara langsung melalui toko buku biasa atau toko buku online.

Permasalahannya adalah bagi para pelajar atau pengajar khususnya di Indonesia, untuk membeli dan memiliki secara pribadi sebuah text book membutuhkan biaya yang sangat besar. Harga sebuah text book baru berkualitas terbitan blackwell, springer atau yang lain apabila di kurs-kan ke rupiah berkisar antara Rp.500.000 hingga Rp.2.000.000. Alternatif lain yang biasa dilakukan oleh pelajar maupun pengajar adalah fotokopi dari text book asli yang didapat dari perpustakaan atau cara lain yang lebih elegan adalah print ulang dari softcopy bajakan hasil scan dengan halaman muka di print berwarna sehingga tampak seperti asli. Untuk alternatif yang terakhir tersebut yang biasa saya lakukan karena masalah finansial tentunya. Yang paling aman tentu saja tidak memiliki secara pribadi tetapi selalu meminjam dari perpustakaan kala membutuhkan. Anehnya lagi, khususnya di Indonesia masih banyak perpustakaan yang juga meminjamkan fotokopian text book asli yang entah sudah mendapat ijin atau belum dari penulis maupun penerbitnya. Untuk yang berduit tapi tidak banyak, bisa juga membeli second hand melalui toko buku online.

Para ilmuwan melakukan ribuan riset dan percobaan dengan dana dan tenaga yang tak terhitung untuk menyusun sebuah text book yang nantinya kita bisa pergunakan dalam kegiatan belajar-mengajar. Apabila melihat hal ini maka tidak adil rasanya apabila kita hanya melakukan fotokopi atau print ulang. Melakukan hal tersebut tidak ada bedanya dengan mendownload secara gratis mp3 sebuah musik atau membeli cd dan kaset bajakan.

Pembenaran yang biasa saya atau “kita” pikir dan ucapkan adalah pendapatan sebagai seorang pengajar apalagi pelajar di Indonesia sangatlah minim. Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja masih kembang-kempis apalagi untuk membeli sebuah buku. Bagaimana bisa pintar kalau tanpa membaca buku. Tergantung dengan perpustakaan sendiri sifatnya untung-untungan, apalagi jika koleksi buku yang ingin kita baca sangatlah terbatas. Pada saat kita membutuhkan dan ingin pinjam di perpustakaan ternyata buku tersebut telah dipinjam oleh orang lain. Hal tersebut sangatlah tidak mengenakkan, percayalah karena saya pernah mengalaminya sendiri.

****

Memiliki buku original dengan membeli sendiri adalah sebuah kemewahan bagi saya. Rasanya seperti liburan keliling Eropa dan tinggal di hotel kelas satu lengkap dengan makanan yang enak-enak. Boleh percaya atau tidak, selama saya duduk di bangku perkuliahan belum pernah saya membeli buku original. Setumpuk buku di meja belajar saya semuanya bajakan. Apabila ada cover buku yang mirip aslinya hanya karena saya print warna dari aslinya. Tidak lain karena masalah finansial tentunya.

Akhirnya kesempatan itu tiba. Igneous and Metamorphic Petrology 2nd Edition oleh penulis Myron G. Best terbitan tahun 2003 oleh Blackwell Publishing adalah buku baru bukan bajakan pertama saya. Tiga hari dari pemesanan via Amazon.jp melalui kartu kredit Yonemura-san akhirnya tiba di asrama saya. Masih terbungkus rapat karton warna coklat dengan logo Amazon.jp. Setelah dibuka ternyata buku juga dilapisi oleh plastik lagi. Tidak sabar untuk merobek lapisan plastik dan ternyata semerbak aroma kertas dan lem terpancar dari buku baru bukan bajakan tersebut. Hehehe… Kesannya berlebihan, tetapi percayalah kawan karena ini hal yang pertama buat saya, sebuah kemewahan untuk bisa membeli buku baru bukan bajakan. Sekali lagi, rasanya seperti liburan keliling Eropa dan tinggal di hotel kelas satu lengkap dengan makanan yang enak-enak. Selamat datang buku baru bukan bajakan, semoga mampu memberikan informasi dan mencerdaskan dan semoga hadir kembali kesempatan untuk memiliki buku baru bukan bajakan. Amiin

About Almandine
Just ordinary person who want to know anything and everything

One Response to Buku Baru Bukan Bajakan

  1. mylongjourney says:

    Hola..pertamax pak

    beli buku kok ya masih bisa beli sepatu toh yo???heraan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: