Science is not democratic

voting-geologist1Hanya menuliskan kembali, seperti yang kita tahu bahwa ada pertemuan AAPG (American Association of Petroleum Geology) yang diselenggarakan di Cape Town, South Africa pada tanggal 28 Oktober 2008. Dalam forum tersebut dibahas mengenai LUSI (Lumpur Sidoarjo), seperti yang kita tahu bahwa penyebab LUSI masih menjadi perdebatan tingkat dunia apakah disebabkan karena kesalahan teknis pengeboran atau akibat bencana alam yang dipicu oleh gempa jogja. Indonesia dalam hal ini diwakili oleh DEC (Drilling Engineering Club) yaitu Dr. Rudi Rubiandini dan Ir. Susila L. Ada pesan singkat lewat sms yang di kirimkan oleh beliau, yaitu :

– Yang setuju LUSI akibat bencana alam (mud volcano) –> 3 orang.
– Yang setuju LUSI akibat kesalahan pemboran –> 42 orang.
– Yang campuran antara 2 opini di atas –> 13 orang.
– Yang masih merasa belum tuntas diskusinya –> 16 orang.

Yang agak menggelitik adalah, untuk urusan sebesar dan seilmiah ini dalam forum yang cukup bergengsi oleh para ahli-ahli geologi di tingkat dunia masih memerlukan sebuah voting untuk memutuskan suatu masalah. Hal-hal yang mencakup permasalahan geologi sangat penting seharusnya diselesaikan melalui pembuktian-pembuktian dalam jurnal ilmiah atau pertemuan ilmiah yang hasilnya dapat dibuktikan secara ilmiah.

Mengutip dari bahan kuliah Geokonsep di Magister Teknik Geologi ITB:

Science is not democratic. Scientific ideas are subject to scrutiny from near and far, but nobody ever takes a vote. If the question of plate tectonics had been decided democratically when it was first presented in the early twentieth century, we would, today, have no explanation for the origins of much of Earth’s terrain. Scientific ideas are accepted or rejected instead on the basis of evidence.

Apa jadinya kalau setiap ada permasalahan geologi atau permasalahan lain yang mencakup ilmu pengetahuan diputuskan dengan cara voting??? Yang jelas hasilnya tidak akan murni lagi karena sangat bersifat subjektif para “votinger” yang bisa seorang scientist ataupun tidak. Kalau masih tertarik dengan masalah ini mungkin bisa membaca di link berikut yang berisi ulasan paper yang menyangkut tentang perdebatan LUSI yang dengan apik telah diringkas oleh seorang kolega.

About Almandine
Just ordinary person who want to know anything and everything

3 Responses to Science is not democratic

  1. annelis says:

    blog ini kelihatan enggak terurus yah? padahal di sana orang sudah berbusa2…

  2. popon says:

    Eh, apa benar forum itu voting? Lucu tenan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: