Inspirasi “Kukejar kemanapun kau pergi”

Apapun kegiatannya, setiap orang membutuhkan inspirasi untuk berkarya dan mencipta. Inspirasi erat hubungannya dengan suasana lingkungan dan suasana hati seseorang. Inspirasi juga bisa didapat dari pencitraan panca indra kita, dari melihat, mendengar, mencium dan merasakan. Ada ribuan cara untuk mendapatkan inspirasi tetapi tidak selalu inspirasi datang dengan sendirinya, dia lebih dari sekedar misteri. Inspirasi adalah landasan seseorang untuk berbuat maka dari itu semua orang di dunia ini berbondong-bondong untuk selalu mencari inspirasi. Inspirasi tidak akan habis seperti cadangan minyak bumi di dunia ini dan kumpulan inspirasi yang melimpah tidak akan menimbulkan efek negatif seperti efek gas rumah kaca. Inspirasi yang melimpah akan membuat dunia ini menjadi semakin lebih berwarna.

Inspirasi bisa datang sewaktu-waktu di tempat manapun tanpa pernah direncanakan. Pernah ada suatu cerita mengenai penemuan cadangan emas di daerah Jawa Barat oleh seorang ahli geologi. Ketika itu team geologi eksplorasi yang meneliti di daerah tersebut dibuat frustasi ketika tidak ditemukan tanda-tanda geologi yang signifikan mengenai cebakan emas di daerah tersebut padahal dari endapan sedimenter puluhan km di sepanjang sungai banyak ditemukan bijih emas. Di tengah rasa frustasi tersebut, seorang ahli geolog tiba-tiba memutuskan untuk merapat ke sebuah sungai untuk buang air besar. Saat sudah menemukan posisi yang nyaman maka dia mulai melakukan aktivitasnya sembari matanya tak berhenti untuk melihat pemandangan sekelilingnya. Di depannya terdapat singkapan batuan yang biasa dia liat sepanjang perjalanan eksplorasi. Tiba-tiba ia mendapat inspirasi untuk menggambar sketsa singkapan batuan tersebut. Sembari buang air besar maka ia menggambar lagi singkapan batuan tersebut dan mengutak-atiknya. Tak disangka ternyata singkapan batuan tersebut merupakan alterasi hydrothermal penciri sebuah cebakan emas, seketika ia berteriak kepada kawan-kawannya dan melupakan sakit perutnya. Itulah sumber inspirasi sebuah tanda geologi yang membuktikan bahwa daerah tersebut merupakan cebakan emas yang prospektif dan saat ini telah ditambang. Atau Melly Goeslaw sang pencipta dan penyanyi yang kondang di jagat permusikan Indonesia pernah bercerita bahwa ia terkadang menemukan inspirasi menulis lagu ketika nongkrong di toilet. Jadi bisa dibayangkan bahwa lagu-lagu yang tercipta begitu romantis itu bermula dari kursi toilet serta tambang emas yang begitu besar itu bermula dari sakit perut.

Saat penuh dengan kegelisahan dan tekanan biasanya seseorang malah banyak mendapat inspirasi untuk berkarya. Pram (Pramoedya Ananta Toer) menulis pada saat menjalani hukumannya sebagai tahanan politik di pulau Buru. Di tengah keterbatasannya sebagai tahanan politik, Pram dengan gemilang menghasilkan karya-karya yang begitu dahsyat seperti Tetralogi Pulau Buru (Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca) dan Nyanyi Sunyi Seorang Bisu. Barangkali Pram tidak akan pernah menuliskan tetralogi pulau buru apabila ia tidak merasakan penderitaan sebagai tahanan politik di Pulau Buru. Dibawah Bendera Revolusi jilid 1 karya Sukarno mungkin tidak akan pernah ada juga apabila tidak ada kaleng rombeng di penjara Banceuy Bandung 1930. Kaleng rombeng berbau pesing itu adalah alat buang hajat sekaligus sebagai inspirasi untuk menuangkan pikirannya. Di tiap malam Sukarno menjadikan kaleng itu sebagai meja sekaligus tadah buang hajat. Jika pagi tiba, ketika ia diizinkan meninggalkan sel, dibawanya kaleng itu ke kamar mandi untuk dibersihkan. Setelah itu, dengan dilapisi beberapa lembar kertas, ia pakai lagi sebagai meja untuk menulis. Atau Iwan Fals yang selalu jengah dengan kehidupan politis Indonesia kala itu sehingga menuangkan kritik sosialnya dalam sebuah lagu dan menghasilkan karya-karya yang begitu spektakuler sepanjang jaman seperti Wakil Rakyat, Bento, dll. Tapi begitu seseorang mencapai sebuah kemapanan maka seolah inspirasinya ikut menghilang bersama dengan datangnya kemapanan. Untuk itulah ada sebuah komunitas yang menamai dirinya Komunitas Anti Kemapanan. Mungkin ini dimaksudkan untuk terus bisa mendapat inspirasi berkarya dalam hidupnya.

Nah, biasanya orang-orang yang haus akan inspirasi ini merupakan orang-orang berkarakter dan selalu menjadi sosok inspiratif juga bagi orang lain di sekitarnya. Siapa yang tidak kenal akan Sukarno, Pramudya Ananta Toer atau Iwan Fals. Tokoh anti kemapanan seperti Che Guevara bahkan dikenal seluruh dunia dan menjadi inspiratif bagi generasi muda dengan memasang logo bintang kuning di tengah kotak warna merah walaupun tak pernah tau apa artinya. Mereka akan selalu menciptakan kegelisahannya sendiri di tengah rasa mapan yang mereka peroleh. Hidup tidak akan pernah berarti saat kegelisahan itu tidak ada. Tidak ada yang suka dengan kekacauan tapi begitu kedamaian datang dan terasa membosankan maka mereka akan menciptakan kekacauan mereka sendiri hanya untuk sebuah inspirasi. Begitu mahalkah harga sebuah inspirasi sehingga membutuhkan pengorbanan baik harta maupun nyawa hanya untuk mendapatkan sebuah inspirasi yang menghasilkan sebuah karya yang sangat spektakuler.

*****

Beberapa hari yang lalu aku merasa kehilangan inspirasiku. Aku kehilangan mood untuk membaca, menulis, bekerja, memotret, mengedit foto, berbicara dengan orang lain, nonton televisi, aku kehilangan mood untuk melakukan apapun, aku kehilangan inspirasiku. Aku mencoba membaca apapun yang ada mulai dari koran, majalah dan novel tetapi tidak ada yang tuntas. Aktivitas harianku aku rubah dengan mencoba berjalan-jalan keluar mess tetapi tetap saja tidak ada inspirasi yang datang. Aku mencoba untuk membawa kamera dalam pekerjaanku dan berharap bisa menemukan objek yang menarik untuk membangkitkan inspirasiku tetapi tetap saja inspirasi serasa menjauh dalam hati dan pikiranku. Aku mencoba menonton film bajakan Hollywood terbaru tetapi malah tambah parah seakan inspirasi benar-benar sirna dalam hidupku. Padahal saat itu aku merasa sangat membutuhkan inspirasi untuk membuatku tertib belajar demi tujuanku selanjutnya dengan sedikit selingan menulis blog tetapi seakan haram bagi inspirasi untuk mendekatiku. Di tengah kegalauan itu aku mencoba cukur rambutku di salon dekat dengan mess. Walaupun hasilnya tidak sesuai dengan yang kuharapkan tetapi entah kenapa inspirasiku kembali timbul untuk kembali bersemangat menghadapi hidup ini. Ah, aneh-aneh saja kau ini inspirasi… Masak aku harus cukur rambut terus saat kehilanganmu lagi🙂

About Almandine
Just ordinary person who want to know anything and everything

10 Responses to Inspirasi “Kukejar kemanapun kau pergi”

  1. the taufanie says:

    kesimpulannya,,,,
    jangan menganggap remeh sebuah aktivitas buang air besar.kenapa??
    karena segala sesuatunya bisa keluar dari situ.bukan hanya isi dari perut saja yang keluar,,,melainkan sebuah inspirasi.

    sang penulis telah membuktikan bahwa,,kecintaannya terhadap buang air besar telah membangkitkan gairah untuk berinspirasi. bahkan mungkin sang geolog bisa saja sang penulis itu sendiri. orang yang telah berhasil membuat sketsa cebakan emas berdasar petrogenesanya.who knows??

    anyway,,,masih seputar buang air besar, kadangkala menjadi sesuatu yang tabu,,tapi bermakna. sang penulis menemukan inspirasi bukunya pada saat sedang melamun kala itu. atau sang komposer yang berhasil membuat sebuah karya baru sesaat setelah berkonsentrasi penuh di atas sebuah jamban.

    hidup memang tak semudah yang kita bayangkan.
    Ayo,,,mari temukan inspirasi kita,,di atas sebuah jamban. bisa dirumah,bisa di sawah, atau bahkan bisa dilapangan. As Unpredictable as him “the writer”.

  2. iwantolet says:

    Hehehe… koq kesimpulannya ??? Tapi bener juga lho…🙂

  3. nadya says:

    hahahahahahaa ….
    nambahin the taufanie, cukur kumis separo byenk, alisnya juga😛

  4. RUR says:

    emang betul apa kata leon tentang jangan anggap remeh sebuah aktivitas yang kecil – kecil, coz sapa tau aktivitas yang kecil itu akan berarti besar dalam hidup kita. begitu banyak hal2 yang dianggap kecil tapi akan menghambat terlaksananya hal2 yang besar. ya contohnya buang bebek (hilangkan huruf “b”) goreng itu hehehehehe. rak yo betul to Den Mas Imam?yang dalam hal ini adalah pelaku sejati daripada sejarah dari penemuan inspirasinya. Gimana jadinya kalo waktu itu Si Den Mas ini tidak menghiraukan panggilan dari dalam tubuhnya, mungkin sampai saat ini Si den Mas belum nulis2 lagi ato bahkan masih berkutak kutik ato berlama lama di kamar mandinya untuk mencari apa itu yan dinamakan inspirasi. Dan satu catatan lagi adalah, memang inspirasi itu gampang2 susah.kadang inspirasi datang dengan cepatnya, tanpa diminta sekalipun apalagi pake undangan berkop resmipun dia datang dengan banyak amunisi yang siap memenuhi isi kepala kita, sebaliknya, bila si inspirasi itu lagi pelit2nya gak mau nunjukin ekornya kita akan kalang kabut mencari inspirasi itu. ya contohnya Si Den Mas kita ini. Dan ujung2nya kalo gak inspirasi dapat Si Den Mas akan merasa frustasi dan bersumpah serapah akan melakukan apa aja demi mendapatkan Inspirasi.
    Jika cita2 dan karya adalah dua ruang yang tidak berhubungan, maka inspirasi itulah yang menjadi jembatan akan lahirnya karya dari sebuah cita2 ato keinginan.
    Akhir kata, kutunggu terus karyamu Den Mas, enak baca tulisanmu. Pengen dong diajari nulis2 kaya Den Mas.

  5. igen says:

    brenx, aq pernah berpose karo mbah pram ning UC UGM

  6. Gex says:

    Oaaaaaahm…….lebare angop…..ngabab nogo……
    Om Gombrenk jgn2 sebenarnya inspirasi itu suatu bentuk energi kali ya….
    Energi yg tertahan……energi yang mbuh diciptakan dari apa….dan akan melahirkan apa….
    Yg jika tersalurkan akan menggerakkan seorang manusia untuk berkarya…..atau melakukan sesuatu yg searah dgn tujuan hidupnya…..
    Misalnya Pakdhe Geolog diatas….sebenarnya sumber inspirasi ada di sekeliling mereka. Namun karena rasa capek, panas, haus, gatelan, mentok, etc….akhirnya tertutuplah jawaban yg mereka cari.
    Dan ketika Pakdhe Geos tsb kebelet libil….sejenak pikirannya beristirahat, tenang, hanya berkonsentrasi ke usaha mengeluarkan isi perutnya….saat itulah inspirasi mengalir begitu saja….diawali dengan kejernihan hati dan pikiran untuk sekedar mengamati dan mengabadikan outcrop sederhana di depannya….
    Begitu juga si Om Gombrenk…pada saat cukur rambut….pada saat merasakan gerak lincah si pemegang gunting…15 menit memandang mukanya sendiri….dan endingnya pijatan ringan tk cukur plus sensasi “isis” di kepala….nha saat itulah pikirannya menjadi relaks….dan nongol lg si inspirasi semangat hidup di otaknya itu….
    Lain lagi dengan Om Pram, inspirasi berupa bibit karya yang mengagumkan terbentuk karena keterbatasan, dalam hal ini keterisolasiannya thd dunia luar….yang justru malah membantu memfokuskan, menjernihkan dan akhirnya tertuang dlm karya2nya yg bermakna dalam.
    Kalo Pak Karno piye yo…?Iwan Fals…..?
    Btw menurutku diantara 5 butir manusia diatas ada kesamaan. Inspirasi bisa keluar (bukan datang)… hanya pada saat kita berhasil membebaskan pikiran dari beban rutin yg kita pikul…..selama beban itu lepas…pikiran memiliki kesempatan untuk mencerna secara jernih, dan secara alamiah akan menata serta menyederhanakan problem2 hidup…..nha saat seperti itulah inspirasi dan energi hidup akan selalu menggerakkan kita……..kaleee……he3

  7. yoks says:

    brenk.. .. apa asih bedanya inspirasi, ide, keinginan dan kesadaran?

  8. iwantolet says:

    Inspirasi itu lebih dari sekedar ide. Ide hanya melingkupi satu macam materi saja sedangkan inspirasi bisa merambah ke seluruh aspek kehidupan. Kalo keinginan tanpa inspirasi jelas cuma jadi angan2 tanpa realitas sedangkan kesadaran kadang tidak berjalan lurus dengan inspirasi. Bingung kan? Aku aja bingung koq🙂

  9. yuti says:

    uuhh.. iya bingung..
    ‘keinginan tanpa inspirasi jelas cuma jadi angan2 tanpa realitas sedangkan kesadaran kadang tidak berjalan lurus dengan inspirasi’

    kadang si inspirasi ini datang ketika si motivasi pergi. piye jal??

  10. totong says:

    dari perspektifku, sebenernya setiap orang ya memang anti-kemapanan kok mbreng, memang sudah fitrahnya begitu. hanya saja intensitas ke-mapan-an yg seperti apa yg dimaksud…
    kalopun stuck, hanya kejengahan untuk sementara, stress, depresi, tapi kemudian melaju lagi, melanjutkan karya, cipta dan karsanya…
    menyoal boker memboker, ngising mengising…itu sih memang penyakite penulis yg sudah mapan…hehehe
    kapan merit pak penulis? ati2 lho, nikah bikin kamu mapan, nanti hilang deh karya2mu, inspirasimu yg mambu itu, karena lahir di toilet…=)
    semangat!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: