Buku Baru Bukan Bajakan

Bagi para pelajar, text book adalah sebuah sumber informasi, peta dasar, pembenaran, dasar teori atau lebih ekstrem-nya seperti sebuah kitab suci. Sistem belajar dengan metode pertemuan di kelas dengan jumlah waktu yang terbatas tidak akan menjadi sempurna apabila tidak disertai membaca text book. Keterbatasan otak manusia, kemampuan menyerap ilmu dan menyampaikannya bagi seorang pengajar menjadikan text book sebuah alternatif wajib yang harus dibaca bagi para pelajar maupun pengajar. Untuk mendapatkan sebuah text book original biasanya kita bisa meminjam di perpustakaan atau membeli secara langsung melalui toko buku biasa atau toko buku online.

Permasalahannya adalah bagi para pelajar atau pengajar khususnya di Indonesia, untuk membeli dan memiliki secara pribadi sebuah text book membutuhkan biaya yang sangat besar. Harga sebuah text book baru berkualitas terbitan blackwell, springer atau yang lain apabila di kurs-kan ke rupiah berkisar antara Rp.500.000 hingga Rp.2.000.000. Alternatif lain yang biasa dilakukan oleh pelajar maupun pengajar adalah fotokopi dari text book asli yang didapat dari perpustakaan atau cara lain yang lebih elegan adalah print ulang dari softcopy bajakan hasil scan dengan halaman muka di print berwarna sehingga tampak seperti asli. Untuk alternatif yang terakhir tersebut yang biasa saya lakukan karena masalah finansial tentunya. Yang paling aman tentu saja tidak memiliki secara pribadi tetapi selalu meminjam dari perpustakaan kala membutuhkan. Anehnya lagi, khususnya di Indonesia masih banyak perpustakaan yang juga meminjamkan fotokopian text book asli yang entah sudah mendapat ijin atau belum dari penulis maupun penerbitnya. Untuk yang berduit tapi tidak banyak, bisa juga membeli second hand melalui toko buku online. Read more of this post

Mendaki Buku

Gunung Tampomas di Sumedang memang tidak seberapa tinggi dibandingkan dengan gunung-gunung di Jawa Tengah atau Jawa Timur seperti Gunung Slamet atau Gunung Semeru tetapi bagi saya yang sudah lebih dari lima tahun pensiun dari kegiatan naik gunung terasa sangat melelahkan dan menguras fisik. Ketinggian Gunung Tampomas kurang lebih 1684 m di atas permukaan laut dengan titik pendakian dimulai di sekitar Desa Conggeang. Perjalanan itu adalah rangkaian dari kegiatan survei untuk menyingkap tabir sejarah geologi Gunung Tampomas bersama rombongan dari Teknik Geologi UGM yang berkolaborasi dengan Kyushu University Jepang. Read more of this post

Pahlawan Baru Itu Bernama Media

Watchmen, sebuah film yang mengisahkan tentang sekelompok superhero yang tersisih di jamannya terjebak dalam intrik rencana perang dunia ketiga yang mencoba menemukan kembali takdirnya untuk menjadi pahlawan pembela kebenaran. Akhir cerita, mereka sukses untuk mem- bawa dunia dalam keadaan damai kembali walaupun dengan melakukan tindakan kejahatan dengan mengorbankan jutaan manusia untuk menyelamatkan milyaran manusia yang lain. Bukankah manusia akan bersatu kembali apabila memiliki kesamaan kondisi tertindas dan merasa lemah? Tetapi di dalam kondisi kedamaian ini masih ada sisi dunia yang merasa dirugikan. Tidak lain adalah industri media. Read more of this post

Tabir Surya Untuk Bumi

57806_tabir_surya_300_225Apa yang terlintas pertama kali di otak ketika mendengar istilah “Tabir Surya”? Pasti tidak jauh dari salah satu produk kosmetik perawatan kulit. Tabir surya yang saya maksud di sini bukanlah tabir surya untuk kulit tetapi tabir surya untuk bumi. Bukan hanya kulit yang membutuhkan tabir surya tetapi bumi juga membutuhkan tabir surya. Prinsipnya hampir sama dengan tabir surya bagi kulit untuk melindungi efek negative dari sinar matahari sehingga kulit tetap sehat dan tidak merubah pigmen kulit tetapi tabir surya untuk bumi berfungsi untuk mengurangi efek dari pemanasan global dan radiasi sinar matahari bagi bumi sehingga makhluk hidup yang menumpang di atasnya menjadi lebih nyaman. Read more of this post

Gempabumi Milik Siapa?

intensityBerturut-turut negeri kita tercinta ini diguncang gempa. Setidaknya beberapa waktu belum lama ini telah terjadi tiga kali gempa yang waktunya berdekatan yaitu gempa Tasikmalaya, gempa Sumatera Barat dan gempa Sumatera Selatan. Selalu, segera setelahnya media massa memberitakan informasi gempa terkini mulai dari kondisi daerah terkena gempa, korban jiwa dan hal-hal lain yang berhubungan dengan gempa yang terjadi.

Sebuah stasiun radio setelah gempa Tasikmalaya dan Padang mengadakan acara telepon interaktif dengan pendengarnya berkenaan gempa yang terjadi sebelumnya. Komentar demi komentar berdatangan seluruh penjuru masyarakat di Indonesia menandai tingkat pemahaman masyarakat Indonesia tentang gempa. Yang menjadi menarik disini adalah sebagian besar dari komentar menandai gempa sebagai hukum alam akibat ulah manusia atau pemerintah dan takdir Tuhan, hanya sebagian kecil saja yang berpikir secara ilmiah mengenai kejadian geologi, sebagian kecil lainnya justru berpikir bahwa ini kejadian metafisika-supranatural-paranormal oleh makhluk gaib penghuni bumi nusantara ini. Read more of this post

Penyakit Euforia Lebaran dan Reformasi

2211rbw01d[1]Sudah menjadi tradisi beranak pinak manusia di Indonesia untuk merayakan lebaran. Tak terkungkung oleh batasan agama Islam saja yang merayakannya tetapi semua ikut berbahagia menyambut hari raya ini, setidaknya bahagia 2 hari libur kantor. Bagi umat muslim sendiri, lebaran adalah penanda kefitrahan dari umat muslim setelah sebulan lamanya beribadah dan berpuasa selain sebagai ajang silaturahmi kepada sanak saudara di kota asal. Lebaran adalah awal dari kondisi fitri (zero condition) dimana sesama umat muslim saling memaafkan dosa dan kesalahan untuk menuju jalan hidup kedepan yang lebih baik sampai dengan bulan Ramadhan tahun depan. Read more of this post

Selamat Membaca

ThinkBagi saya membaca adalah sebuah hobi dan hiburan dikala mengisi waktu selain tentunya sebagai sumber ilmu pengetahuan. Jangan sungkan-sungkan untuk memberikan referensi bacaan bagi saya karena akan dengan senang hati saya membacanya atau jangan susah-susah mencari sebuah hadiah dikala saya berulang tahun karena cukup dengan sebuah buku lah saya bisa mendapatkan kebahagiaan entah apa yang terjadi apabila saya tidak diperbolehkan lagi membaca buku, mungkin bisa menjadi gila atau lebih baik tak usah hidup sama sekali.

Tetapi hal itu tidak berlaku bagi sebagian orang, banyak yang merasakan bahwa pekerjaan membaca adalah sebuah siksaan dimana kondisi tubuh dipaksa untuk berkonsentrasi pada mata dan pikiran sementara anggota tubuh yang lain menjadi statis. Hal inilah yang dirasakan oleh Si Ciku; seorang teman, sahabat dan kekasih; yang susahnya minta ampun jika disuruh membaca padahal saya sangat maniak membaca. Yang paling ekstrem adalah sampai mengajaknya ke toko buku atau pameran buku pun harus dengan paksaan. Read more of this post

Disorientasi Mahasiswa

Mahasiswa adalah sebuah status yang prestisius di negeri ini. Status yang bukan main-main karena revolusi yang terjadi di negeri ini banyak dipengaruhi olehnya. Masih ingatkah, bahwa pergantian presiden pertama (Soekarno) dan kedua (Soeharto) Indonesia karena campur tangan gerakan mahasiswa sehingga tidak bisa disangsikan lagi pentingnya menjadi mahasiswa di Indonesia. Bahwa masa depan negeri ini juga berada di tangan para calon-calon pemimpin yang cerdas dan nasionalis, siapa lagi kalau bukan para mahasiswa. Ini berarti menjadi mahasiswa tidak hanya bertanggung jawab terhadap orangtua atau penyandang dana kuliah tetapi juga kepada bangsa Indonesia. Status mahasiswa disandangkan bagi para pelajar perguruan tinggi. Dari asal katanya juga menunjukkan sebuah penghargaan yang besar. Maha dan Siswa, Maha dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti bentuk terikat; amat; yang teramat sedangkan Siswa berarti murid. Sehingga kalo digabungkan berarti murid yang sangat besar dan dihormati. Read more of this post

Memperjuangkan Kursi Dekat Jendela

Apa arti sebuah perjalanan menuju ke tempat tujuan? Menurut saya sebuah perjalanan adalah bagaimana kita melewati proses dalam perjalanan tersebut. Apabila kita melewati proses perjalanan tersebut dengan lancar maka harapan dan tujuan kita ketika sampai di tempat tujuan pasti dimulai dengan perasaan yang tenang dan hasilnya pasti akan lebih baik. Yang saya bicarakan adalah perjalanan transportasi dari suatu tempat menuju ke tempat lain menggunakan armada transportasi baik melalui jalan darat, laut maupun udara.

Begitu pentingnya sebuah proses perjalanan tersebut maka saya selalu memilih tempat duduk yang menurut saya nyaman. Kenyamanan bagi saya adalah tempat duduk yang dekat dengan jendela, alasannya; 1) Apabila dalam perjalanan saya mengalami kebosanan maka setidaknya dengan melihat pemandangan melalui jendela hal tersebut akan terobati. 2) Apabila dalam perjalanan saya terhinggap virus kantuk maka kepala ini tidak akan susah mencari sandaran, cukup dengan bersandar di jendela tersebut. 3) Saya tidak akan terganggu dengan penumpang di samping saya yang sering keluar-masuk tempat duduk. 4) Dengan mudahnya saya dapat melihat dan melambaikan tangan apabila ada pengantar atau penjemput saya di tempat keberangkatan atau tempat kedatangan. 5) Yang terakhir, saya senang dengan hobi fotografi, terkadang duduk dekat jendela memberikan kesempatan bagi saya untuk dapat mengabadikan momen perjalanan melalui jendela. Untuk itulah mengapa saya selalu meminta tempat duduk dekat jendela ketika membeli tiket sebuah perjalanan. Read more of this post

Jalan Bebas Keselamatan

Perjalanan Bandung – Jakarta atau sebaliknya selama 2,5 jam biasanya selalu saya lewatkan dengan tertidur pulas di dalam kursi travel. Tak pernah kugubris apa yang terjadi di sekitarku, kuserahkan seluruhnya tubuhku ini di tangan pak sopir yang rajin menyetir.

Sekali waktu ternyata mataku tidak bisa kuajak terpejam karena semalam tidurku cukup pulas dan lumayan lama, akhirnya aku terjaga terus sepanjang perjalanan pulang Jakarta – Bandung. Terjaga sepanjang perjalanan adalah membosankan untung aku selalu membawa ipod untuk mengurangi rasa bosan.

Akhirnya sampai pula roda kencang travel menginjakkan jalur tol Purbaleunyi. Jalur tol ini sangat lebar dengan pemandangan yang menarik di sepanjang kiri dan kanan jalur. Lancarnya perjalanan dan standar jalan yang mulus mengingatkanku pada jalur hauling batubara di Kaltim Prima Coal ketika aku masih bekerja di sana. Jalan hauling KPC dan jalur tol Purbaleunyi mempunyai standar keselamatan yang hampir sama. Rambu-rambu petunjuk jalan cukup jelas terlihat dan sangat informatif, di beberapa ruas jalan juga dijumpai mobil safety patrol yang selalu siaga untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Perbedaannya mungkin dari alas jalannya. Jalan hauling KPC hanya diperkeras oleh lapisan burn mudstone yang selalu di pelihara oleh greader atau kompaktor setiap harinya sedangkan jalan tol Purbaleunyi berupa beton atau aspal halus yang juga dilakukan perawatan berkala. Tak heran apabila aku selalu tertidur pulas di sepanjang perjalanan ini karena tingkat keselamatan perjalan di jalur tol Purbaleunyi benar-benar diperhatikan.

Cukup bangga melewati jalan tol ini lengkap dengan lanskap sawah dan kampung yang hijau nan asri di kiri dan kanannya seakan-akan kita sedang melewati jalan dari sebuah negara yang kaya-raya, gemah ripah loh jinawi, ijo royo-royo, tanam kayu tumbuh pohon serta lautnya yang berisi susu seperti lagunya Koes Plus. Jalan tol semacam ini tidak hanya ditemui di jalur Jakarta – Bandung tapi juga di jalan-jalan tol lain di seluruh penjuru Indonesia. Sekali lagi saya tegaskan hanya “jalan tol” padahal jalan tol yang semacam ini mungkin hanya ada 5% dari seluruh jalanan di penjuru Indonesia dari Sabang sampai Merauke. 95% yang lainnya statusnya adalah seakan-akan mirip jalan tol.

Cobalah sekali-kali lintasi jalur Sangatta – Balikpapan maka mungkin inilah jalanan yang mencerminkan wajah Indonesia sebenarnya. Lebar jalan yang tidak standar, dengan rambu dan penerangan apa adanya lengkap dengan kondisi jalan yang cocok sebagai kubangan kerbau daripada sebuah jalan propinsi. Atau jalur-jalur lain lintas propinsi di luar Jawa, karena saya belum pernah melewati jalur selain Jawa dan Kalimantan maka saya tidak memberikan testimonialnya tetapi saya kira nasibnya serupa dengan jalur lintas propinsi di Kalimantan yang sangat jauh dari keselamatan itu.

Terakhir, untuk pemimpin negara ini : Jalanan yang mempunyai standar keselamatan tinggi hanya 5% saja sudah membuatku bangga ketika melewatinya maka tidaklah perlu untuk ditingkatkan karena yang berlebihan itu tidaklah baik. Atau pengurangan tingkat keselamatan berkendaraan merupakan program pemerintah untuk mengurangi jumlah penduduk karena kenyataannya program Keluarga Berencana tidak berhasil menanggulangi ledakan jumlah penduduk.

*) Sumber Gambar: http://i195.photobucket.com/albums/z171/rilham2new/purbaleunyi_0006.jpg

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.